Lalu, bagaimana wujud transparansi itu? PAM JAYA tak setengah-setengah. Mereka gencar memanfaatkan dunia digital. Media sosial, misalnya, dijadikan etalase kinerja sekaligus ruang dialog dua arah.
"Segala bentuk pekerjaan yang dilakukan PAM JAYA bisa dilihat secara langsung dari sana," ungkap Syahrul mengenai strategi ini. "Dari media sosial itu pula kami membuka ruang untuk masukan."
Namun begitu, keterbukaan informasi saja tak cukup. Perlu aksi nyata. Mereka kemudian punya program respons cepat: satu jam troubleshoot. Program ini jadi solusi andalan untuk menangani gangguan layanan dengan tepat waktu.
"Alhamdulillah juga diapresiasi oleh banyak pihak," tuturnya tentang inovasi yang satu ini.
Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada satu komitmen. Melalui transparansi, partisipasi publik, dan terobosan layanan, PAM JAYA bertekad membangun kepercayaan. Target 2029 memang masih beberapa tahun lagi, tapi langkah-langkah konkretnya sudah mulai terlihat hari ini.
Artikel Terkait
Napoli Amankan Kemenangan Tipis 1-0 atas Cagliari Berkat Gol Kilat McTominay
Luka Doncic Cetak 60 Poin, Bawa Lakers dan Momentum ke Level Baru
Tuchel Pangkas Skuad Inggris, Nol Pemain Liverpool Dipanggil
De la Fuente Umumkan Skuad Spanyol untuk Uji Coba Lawan Serbia dan Mesir