Di Hotel Indonesia Kempinski, Kamis lalu, sebuah penghargaan diserahkan. Bukan sembarang penghargaan, melainkan pengakuan atas upaya keras membangun kepercayaan. PAM JAYA, perusahaan air minum milik daerah DKI, menerima apresiasi untuk transparansi informasinya dalam ajang kumparan Awards Impact Makers 2025.
Kenapa ini penting? Soalnya, kepercayaan publik itu pondasi. Tanpanya, target ambisius menyediakan akses air bersih 100% untuk warga Jakarta pada 2029 bakal sulit tercapai. Prinsip keterbukaan jadi senjata utama.
Syharul Hasan, Direktur Operasional PAM JAYA, hadir menerima penghargaan itu. Usai acara, ia banyak bercerita.
"Kami membuka ruang seluas-luasnya," ujarnya tegas. "Agar masyarakat bisa memberikan masukan, kritik kepada kami. Tujuannya jelas, kinerja ke depan harus jauh lebih baik."
Target dari Pemprov DKI, menurutnya, sangat riil. Tahun 2029, layanan harus sudah menjangkau semua warga. "Agar 100 persen cakupan layanan bisa ter-deliver," jelas Syharul.
Di sisi lain, masukan dari publik itu bukan cuma kritik. Bagi dia dan tim, itu adalah sumber semangat baru. Penyemangat untuk terus mendorong pemerataan air bersih di Ibu Kota.
Artikel Terkait
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi
Di Balik Trauma Child Grooming: Ancaman Bunuh Diri dan Diamnya Orang Tua
Investasi TaniHub Berujung Dakwaan: Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Dokumen Epstein Bocor, Tautan Indonesian CIA dan Transaksi Properti dengan Trump Mengarah ke Hary Tanoe