Di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, suasana Kamis malam (18/12) cukup meriah. Di tengah acara kumparan Awards Impact Makers 2025, sorotan kamera berpindah kepada seorang diplomat senior: Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun. Ia menerima penghargaan bergengsi dalam kategori Impactful Leader in International Diplomacy.
Penghargaan ini jelas bukan sekadar piala. Ini bentuk apresiasi nyata atas kerja kerasnya selama ini. Djauhari dinilai punya dedikasi luar biasa dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, membuka jalan bagi ekonomi nasional, dan tentu saja, menciptakan dampak berkelanjutan untuk masa depan diplomasi Indonesia.
Sejak ditugaskan sebagai Dubes RI untuk Tiongkok pada 2018, peran Djauhari memang strategis. Ia tak cuma mengurusi hal-hal protokoler. Di bawah kepemimpinannya, kerja sama ekonomi dan diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok meluas signifikan. Bahkan, ia kerap menjadi fasilitator penting dalam menjalin komunikasi langsung antar pemimpin kedua negara. Upaya-upaya itulah yang akhirnya mempererat hubungan bilateral di berbagai lini.
Usai menerima penghargaan, Djauhari tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar kumparan atas penghargaan ini," ujarnya.
“Penghargaan ini bukan saja suatu kehormatan bagi saya secara pribadi namun juga bagi seluruh keluarga besar KBRI Beijing. Karena dengan dukungan, "team work", dedikasi, dan semangat tinggi dalam berkarya dari mereka, pelaksanaan diplomasi dengan Tiongkok dapat dilaksanakan dengan baik,” lanjut Djauhari, menekankan bahwa prestasi ini adalah hasil kerja tim.
Di sisi lain, acara Impact Makers 2025 itu sendiri tak hanya menghargai Djauhari. Sejumlah tokoh lain, plus belasan lembaga dan korporasi, juga mendapat pengakuan atas kontribusi mereka bagi kemajuan Indonesia. Spektrumnya luas, menunjukkan bahwa dampak positif bisa datang dari mana saja.
Melalui ajang apresiasi seperti ini, harapannya jelas: para penerima penghargaan jadi semakin termotivasi. Mereka diharapkan terus berkontribusi dan memperluas pengaruh positif di bidang masing-masing. Sebuah langkah sederhana untuk mendorong lebih banyak lagi aksi nyata.
Artikel Terkait
Perekonomian Sulawesi Selatan Tumbuh 6,88 Persen di Triwulan I 2026, Ditopang Sektor Pemerintahan dan Konsumsi Publik
Dua Calon Jemaah Haji Asal Soppeng Tertunda Berangkat karena Tidak Laik Terbang
Harga Emas Antam Naik Rp17.000 per Gram, Buyback Tembus Rp2.645.000
Ivan Toney Cetak Hat-trick, Al Ahli Hajar Al Fateh 3-1 di Liga Pro Saudi