Hanya beberapa hari setelah bencana banjir melanda Sumatera, perhatian Prabowo tampaknya masih tertambat pada satu hal: kelapa sawit. Dalam puncak perayaan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jumat (5/12/2025) malam, ia kembali mengangkat pujian untuk komoditas yang satu ini.
Di hadapan kader partai, ia menggambarkan sawit sebagai karunia yang luar biasa. Bukan cuma untuk minyak goreng, tapi lebih dari itu.
“Kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, kita punya kelapa sawit. Kelapa sawit bisa jadi BBM, bisa jadi solar, bisa jadi bensin juga. Kita punya teknologinya,” kata Prabowo.
Prabowo Ingin Papua Ditanam Sawit agar Hasilkan BBM
Visi sawitnya tak berhenti di Sumatera atau Kalimantan. Kini, pandangan Prabowo tertuju ke timur. Dalam rapat percepatan pembangunan Papua di Istana Negara, Selasa (16/12/2025), ia menyuarakan harapan agar Papua juga ikut ditanami kelapa sawit.
Tujuannya jelas: swasembada energi. Ia membayangkan BBM dari sawit bisa diproduksi langsung dari tanah Papua.
“Dan juga nanti kita berharap di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit,” kata Prabowo.
Jadi, dari Jakarta hingga Papua, pesannya konsisten. Sawit bukan sekadar komoditas perkebunan biasa. Ia melihatnya sebagai jawaban untuk banyak hal dari devisa hingga ketahanan energi nasional. Sebuah cinta yang, tampaknya, akan terus digaungkan ke mana pun ia pergi.
Artikel Terkait
Prabowo Diam, Polri Tetap di Bawah Presiden: Strategi atau Keengganan Reformasi?
Karpet Merah dan Kitab Kuning: Nurul Majalis, Ruang Bersama Anak Muda Merawat Ilmu
Seratus Tahun NU: Seruan Kembali ke Khittah di Tengah Keresahan
Sorot Mata yang Pudar: Trauma Bocah Cianjur Usai Diterjang Delapan Anjing Liar