VinFast Siapkan Motor Listrik di Pabrik Subang, Rencana Luncur 2026

- Rabu, 17 Desember 2025 | 09:30 WIB
VinFast Siapkan Motor Listrik di Pabrik Subang, Rencana Luncur 2026

Di Subang, Jawa Barat, fasilitas pabrik VinFast yang baru saja diresmikan ternyata punya rencana yang lebih luas. CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, membocorkan bahwa pabrik di Subang Smartpolitan ini tak cuma akan fokus pada mobil listrik. Mereka juga bakal memproduksi motor listrik.

“Tapi yang bisa saya sampaikan, selain merakit mobil, pabrik kami di Subang nantinya juga akan membuat e-scooter atau motor listrik. Itu yang akan kami perkenalkan di periode berikutnya,”

ujar Kariyanto, Senin lalu.

Langkah ini sebenarnya mirip dengan operasi mereka di Vietnam. Pabrik VinFast di Hai Phong sudah lebih dulu memproduksi motor listrik dalam jumlah yang cukup besar. Areanya sendiri luas banget, mencapai 47 ribu hektare, dengan kapasitas produksi maksimal bisa nyampe 500 ribu unit per tahun. Beberapa model yang sudah beredar di sana antara lain Evo 200, Vento S, Feliz S, Klara S, Evo 200 Lite, dan Theon S.

Nah, soal kehadiran motor listrik VinFast di Indonesia, pria yang akrab disapa Kerry ini pernah ngasih timeline. Jika semuanya lancar, peluncuran resminya dijadwalkan pada kuartal pertama 2026. Tapi di fase awal, produknya masih akan diimpor utuh alias CBU.

“Belum rakitan lokal. Awalnya masih CBU dulu sembari kami siapkan fasilitas perakitannya di Subang,”

tutur Kerry dalam sebuah kesempatan lain di Tangerang.

Hanya saja, momen peluncurannya nanti diprediksi bakal cukup berat. Pasalnya, sepanjang 2025 ini, belum ada lagi stimulus atau insentif pembelian untuk kendaraan listrik roda dua seperti tahun sebelumnya. Situasi pasar tentu jadi tantangan tersendiri.

Di sisi lain, investasi untuk pabrik ini sudah digelontorkan. Nilai awalnya sekitar 300 juta dolar AS, atau kira-kira Rp 4,8 sampai 5 triliun. Untuk investasi keseluruhan, angkanya diproyeksikan bisa mencapai 1 miliar dolar AS atau setara Rp 16 triliun.

“Pabrik ini selesai dibangun dalam 17 bulan. Lokasinya di lahan seluas 171 hektare totalnya, tapi belum semuanya dikembangkan karena kami lakukan bertahap,”

jelas Kerry saat peresmian.

Sayangnya, ketika ditanya lebih detail soal model motor listrik apa yang akan datang dan berapa kapasitas produksinya, Kerry masih menutup rapat. Rinciannya belum mau dibeberkan untuk saat ini.

"

Laporan: Laras Kiranasari

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar