Palimanan – Arus balik Lebaran masih terasa padat. Hingga Selasa sore (24/3/2026) pukul lima sore, tercatat sudah 74 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo yang mengarah ke Jakarta. Angka itu baru sampai H 3, dan situasinya masih terus dipantau.
Di ruas Tol Cipali sendiri, skema one way masih diberlakukan. Tujuannya jelas: menjaga kelancaran. Tapi, itu bukan satu-satunya langkah yang diambil pengelola tol.
Ardam Rafif Trisilo, selaku Dept. Head Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, menjelaskan bahwa mereka juga menerapkan sistem buka-tutup situasional di sejumlah rest area. Kebijakan ini, katanya, penting untuk mengatur kepadatan.
“Kebijakan ini berlaku di Rest Area KM 86, 102, 130, dan 166 jalur one way, serta Rest Area KM 164, 130, 101, dan 77 jalur normal,”
Jadi, jangan kaget kalau tiba-tiba akses ke rest area ditutup. Itu dilakukan saat kapasitas parkir sudah penuh. Menurut Ardam, langkah ini untuk mencegah penumpukan kendaraan yang bisa merembet dan mengganggu lalu lintas utama di tol. Risikonya cukup besar, bisa memicu kemacetan panjang atau bahkan kecelakaan, apalagi di tengah volume kendaraan yang begitu tinggi.
Nah, buat para pemudik yang kelelahan, ada imbauan penting. Pengelola sangat menghimbau agar pengendara tidak memaksakan diri berhenti di bahu jalan atau nekat mengantre saat rest area ditutup. Itu berbahaya.
Lalu, solusinya apa? Kalau rest area satu penuh, coba saja lanjutkan perjalanan ke rest area berikutnya. Atau, kalau memang sudah sangat lelah, keluar saja lewat gerbang tol terdekat untuk cari tempat istirahat di luar. Jangan khawatir soal biaya tambahan. Sistem transaksi tol yang tertutup memastikan tarif dihitung berdasarkan jarak tempuh, jadi tidak akan ada biaya kejutan hanya karena keluar lebih awal untuk istirahat.
Pesan utamanya tetap satu: utamakan keselamatan. Perjalanan panjang di arus balik butuh kesabaran ekstra dan kewaspadaan tinggi.
Artikel Terkait
225 Calon Haji OKU Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
Polisi Kerahkan Puluhan Brimob Jaga Ketat Gedung di Hayam Wuruk, Jakpus
Suporter Persipura Rusuh Usai Timnya Gagal Promosi ke Super League
Presiden Prabowo Kenakan Barong Bermotif Batik di Jamuan Makan Malam KTT ASEAN ke-48 di Filipina