Indonesia Amankan Aset Strategis di Makkah, Siapkan Kampung Haji untuk 23 Ribu Jemaah

- Rabu, 17 Desember 2025 | 17:30 WIB
Indonesia Amankan Aset Strategis di Makkah, Siapkan Kampung Haji untuk 23 Ribu Jemaah
Artikel Revisi

Lewat Danantara, Indonesia resmi mengamankan aset strategis di Tanah Suci. Mereka membeli sebidang tanah dan sebuah hotel di Makkah, Arab Saudi. Ini semua adalah bagian dari proyek besar bernama Kampung Haji.

Hotel yang dibeli adalah Novotel Thakher Makkah. Menurut rencana, hotel ini sudah bisa mulai beroperasi dan menerima tamu pada Januari 2026.

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, memberikan konfirmasinya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu lalu.

"Kita alhamdulillah sudah melakukan conditional sales and purchase agreement, pembelian bersyarat, karena kan baru boleh Januari nanti. Kita sudah membeli satu hotel di sana, di daerah Thakher," ujar Rosan.

Dia memaparkan, hotel itu punya tiga tower dengan total 1.461 kamar. Kapasitasnya cukup untuk menampung sekitar 4.383 jemaah haji kita sekaligus.

Nah, selain hotel, ada juga lahan yang dibeli. Lokasinya berdekatan dengan hotel tadi, luasnya hampir 5 hektar. Rencananya, di atas tanah ini akan dibangun kompleks hotel dan mal baru.

"Jaraknya hanya 2,5 kilometer dari Masjidil Haram," jelas Rosan.

Proyek pembangunannya sendiri cukup ambisius. Rencananya akan ada 13 tower yang berisi 6.025 kamar, plus satu mal. Kalau semuanya sudah selesai, kompleks ini bisa menampung lebih dari 23 ribu jemaah. Angka yang fantastis.

Soal nilai investasi, Rosan punya rinciannya. "Nilai pembeliannya total itu adalah USD 500 juta lebih sedikit. Kemudian, untuk rencana kita membangun 13 tower itu dan mal, kurang lebih ini baru tentatif, angkanya sekitar USD 700 sampai USD 800 juta," paparnya.

Selama ini, jemaah haji Indonesia seringkali menginap di hotel yang letaknya cukup jauh, sekitar 4,5 hingga 6 kilometer dari Masjidil Haram. Keberadaan Kampung Haji ini jelas akan memangkas jarak tempuh mereka.

Apalagi, ada faktor pendukung lain. Pemerintah Arab Saudi sedang membangun jembatan Al Hujr Tunnel yang akan menghubungkan langsung lokasi Kampung Haji dengan Masjidil Haram.

"Jadi ini dibangun, bisa dilewati bus maupun dengan berjalan langsung. Jaraknya tetap 2,5 km," tutup Rosan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar