Di SMP Negeri 1 Tamansari, Bogor, program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata punya dampak yang lebih dari sekadar mengisi perut. Bagi sebagian siswa, program ini membuka peluang kecil untuk menabung. Uang jajan yang biasanya habis untuk membeli makanan di sekolah, kini bisa disisihkan sedikit demi sedikit.
Salah satu yang merasakan manfaat ini adalah Iik Ramadhani, siswi kelas 7F yang berusia 13 tahun. Sejak rutin mendapat makan siang gratis, gadis itu punya rencana sederhana: menabung untuk membeli sepatu baru.
“Kadang ditabung, kadang enggak,” ujar Iik, ditemui di sekolahnya pada suatu Selasa. Nada suaranya polos, mengakui bahwa disiplin menabungnya memang belum sempurna.
Tapi niatnya sudah bulat. Tabungan itu akan dipakai membeli sepatu, karena sepatu yang ia pakai sekarang kondisinya sudah memprihatinkan. “Mau beli sepatu. Soalnya sepatunya udah jelek. Cuma ada satu,” jelasnya.
Bayangkan, sepatu terakhir yang ia miliki dibeli saat ia masih duduk di bangku kelas 3 SD. Usianya sudah lama sekali. Iik sebenarnya sudah menyampaikan keinginannya pada orang tua. Namun jawaban yang ia terima selalu sama: harus menunggu.
“Udah, tapi kata Mama, nunggu kalau ada uang,” tuturnya, menirukan ucapan sang ibu. Situasi ekonomi keluarga membuat keinginan sederhana itu harus terus ditunda.
Artikel Terkait
Gatot Nurmantyo Soroti Tiga Langkah Polri yang Dinilai Membangkang
Demokrasi Tanpa Oposisi: Stabilitas atau Kekosongan Makna di Era Prabowo?
Mekanisme Ajaib dalam Tubuh: 10.000 Kerusakan DNA Diperbaiki Setiap Hari
31 Januari: Dari Lahirnya NU hingga Misi Antariksa Simpanse Ham