Markas Besar TNI ternyata sudah menggelar penyelidikan internal. Ini terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Langkah itu diambil untuk merespons isu yang beredar di publik, soal kemungkinan keterlibatan oknum tentara.
Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, mengonfirmasinya saat jumpa pers di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, Selasa lalu. "Menyikapi perkembangan situasi, termasuk kejadian penganiayaan terhadap saudara AY, kita lihat ada opini berkembang di masyarakat. Diduga pelakunya dari TNI," ujarnya.
"Perlu saya sampaikan, semenjak kejadian, TNI sudah merespons dengan penyelidikan internal. Saya mohon kawan-kawan wartawan bersabar. Kita bekerja profesional dan transparan," lanjut Aulia.
Mayjen Aulia pun meminta kesabaran semua pihak. Dia berjanji transparansi soal proses penyelidikan ini.
"Jadi dimohon bersabar, nanti kita update. Sekali lagi, kita kerja profesional dan transparan. Itu yang perlu saya sampaikan," tegasnya.
Menurutnya, TNI turun tangan menyelidiki dugaan prajuritnya terlibat. Mereka tak mau isu liar terus berkeliaran tanpa kejelasan.
"Kita akan selidiki dugaan prajurit TNI. Harapannya, nanti kita lihat perkembangannya dan sampaikan ke wartawan. Kita tidak ingin opini yang berkembang ini jadi liar di masyarakat," jelas Aulia.
Artikel Terkait
Wali Kota Makassar Tegaskan Takbiran Diperbolehkan, Konvoi dan Petasan Dilarang
TNI Tunggu Instruksi Presiden Prabowo untuk Pengiriman Pasukan ke Gaza
Polisi Tangkap Tiga Pengedar Sabu di Bangka Selatan, Sita 10,53 Gram
TNI Gelar Penyelidikan Internal Terkait Kasus Penyiraman Aktivis KontraS