Kapolda Sumsel Perintahkan Kesiapan Penuh Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

- Selasa, 17 Maret 2026 | 22:50 WIB
Kapolda Sumsel Perintahkan Kesiapan Penuh Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

JAKARTA – Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho, sudah menggelar komando. Instruksinya tegas: seluruh jajaran harus siap tempur. Titik beratnya? Kecepatan respons dan kesiapan sarana patroli di semua lini.

Pesan itu disampaikan Sandi langsung dari lapangan, saat meninjau Pos Pengamanan. Ia ingin memastikan semuanya berjalan mulus, tanpa celah yang bisa mengganggu keamanan warga.

"Hari ini kita bergerak serentak," ujarnya, Selasa (17/3/2026).

"Pengecekan pos ini buktinya. Semua personel, dari yang urus administrasi sampai yang bawa mobil patroli, harus benar-benar siap. Kondisinya wajib prima untuk bisa memberi respons cepat di mana saja, di seluruh Sumsel."

Di sisi lain, operasi ini bukan cuma soal ketegasan. Ada nuansa lain yang coba ditonjolkan. Di titik yang diawaki 39 personel gabungan mulai dari Polri, TNI, hingga Dinkes terlihat upaya pengamanan yang terpadu. Tapi lebih dari itu, Sandi juga menyisipkan sentuhan empati. Caranya? Dengan membagikan tali asih untuk personel yang bertugas. Menurutnya, ini bentuk lead by example dari pimpinan.

Tak hanya untuk petugas, perhatian juga ditujukan ke pengguna jalan. Pembagian takjil gratis digelar sebagai semacam cooling system. Strateginya sederhana: mendinginkan suasana sekaligus menyelipkan edukasi tentang tertib lalu lintas dengan cara yang lebih persuasif dan cair.

"Kegiatan serentak kami ini punya misi kemanusiaan," tutur Sandi.

"Intinya, kami ingin tunjukkan bahwa di balik seragam, Polri tetap mengedepankan nilai kekeluargaan. Membagi takjil adalah cara kami menyapa dengan humanis. Sekalian untuk menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif, tapi juga hangat."

Jadi, pola pengamanannya jelas: tegas di prosedur, hangat dalam pendekatan. Semua digerakkan untuk mengantisipasi keramaian mudik yang tinggal hitungan hari lagi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler