Menurutnya, kebocoran terjadi di mana-mana. Sektor pertambangan dan penebangan liar disebut-sebut sebagai titik rawan. Tapi Prabowo tampaknya punya data. Ia mengaku sudah menghitung dan mempelajari angka-angkanya. Hasilnya? Kerugian negara dinilai sangat besar.
“Banyak sekali sumber daya kita yang bocor,” katanya.
“Sedikit demi sedikit, kita harus tutup celah itu.”
Di akhir pernyataannya, ada nada refleksi. Bukan sekadar perintah, tapi ajakan untuk introspeksi. “Kita tidak boleh takut mengakui kelemahan sendiri,” tutur Prabowo. Namun begitu, tekad untuk berbenah harus lebih kuat. Masalah ini, tegasnya, harus diselesaikan sampai tuntas.
Artikel Terkait
Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet
Duka dan Tuntutan Ibu di Deli Serdang: Anaknya Tewas di Kapal Korea, Hak Asuransi Masih Mengambang
Bareskram Bongkar Kasus Saham Gorengan, IHSG Anjlok Terimbas
Di Balik Viralnya Lea: Perjuangan Seorang Ibu Melawan Kanker di Rumah Kontrakan Hijau