Jakarta Menjelang musim mudik, perhatian pada kendaraan biasanya terpusat pada mesin atau AC. Tapi ada satu hal krusial yang sering luput: ban. PT Bridgestone Tire Indonesia mengungkap, masih banyak kesalahan persepsi di masyarakat soal perawatan ban. Padahal, pemahaman yang keliru ini bisa berakibat serius, lho. Risiko kecelakaan meningkat, terutama dalam perjalanan jarak jauh dengan kondisi jalan yang tak bisa ditebak.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan hal ini.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya terpaku pada performa mesin. Berikan perhatian ekstra pada satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal, yaitu ban. Ini demi mewujudkan mudik yang aman hingga sampai di tujuan," ujarnya.
Mitos Seputar Ban yang Masih Sering Dipercaya
Nah, Bridgestone mengidentifikasi beberapa mitos yang ternyata justru berbahaya. Mari kita kupas satu per satu.
Tekanan Angin Saat Hujan
Banyak yang percaya, menurunkan tekanan angin bisa bikin daya cengkeram di jalan basah lebih baik. Faktanya? Ini salah besar. Malah risiko kerusakan ban meningkat dan traksi justru berkurang.
Soal Kapasitas Beban
Ini juga kerap diabaikan. Batas indeks beban (load index) itu ada bukan tanpa alasan. Membawa muatan berlebih bisa memicu panas berlebih pada ban. Ujung-ujungnya, ban bisa pecah di jalan.
Ban Baru Tak Perlu Dicek
Pikir ban baru pasti aman? Belum tentu. Ban baru tetap wajib diperiksa tekanan anginnya, perlu balancing, dan harus sesuai dengan kondisi jalan yang akan kamu lalui.
Pakai Ban Dalam untuk Ban Tubeless
Ketika ban tubeless bocor, masih ada saja yang memaksakan pakai ban dalam. Praktik ini justru menghilangkan fungsi utama teknologi tubeless itu sendiri. Jadi, jangan dilakukan.
Kunci Utamanya: Perawatan Rutin
Di sisi lain, selain meluruskan mitos, perawatan rutin tetaplah faktor kunci. Pemeriksaan tekanan angin, kondisi tapak, sampai kesiapan ban cadangan semua ini bukan formalitas belaka.
Rutinitas sederhana ini mampu mengurangi risiko pecah ban yang mendadak. Plus, menjaga stabilitas kendaraan dan bahkan bikin bahan bakar lebih efisien. Ban yang terawat juga bikin perjalanan panjang terasa lebih nyaman, getaran berkurang drastis.
Layanan Cek Ban Gratis di Jalur Mudik
Sebagai bentuk komitmen nyata, Bridgestone Indonesia menghadirkan layanan Tire Check Service (TCS). Mereka berkolaborasi dengan Toyota dan mitra Paramita Ban. Layanan gratis ini tersedia di dua titik strategis:
- Rest Area KM 57 arah Jawa Tengah/Jawa Timur, tersedia pada 16–29 Maret 2026.
- Rest Area KM 62 arah Jakarta, beroperasi 23–29 Maret 2026.
Mukiat Sutikno menutup pernyataannya dengan harapan.
"Melalui pengingat untuk merawat kendaraan dan ban, serta inisiatif Tire Check Service di dua titik rest area tol Cikampek ini, kami ingin memastikan setiap kendaraan yang melintas punya kondisi ban prima. Siap menghadapi tantangan perjalanan jauh."
Jadi, sebelum gas pol mudik, luangkan waktu sejenak untuk ban kamu. Keselamatan itu dimulai dari bawah.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi