Putusan Mengejutkan dari PN Solo: Gugatan Ijazah Jokowi Lanjut ke Pemeriksaan
Ini berbeda. Sebelumnya, beberapa gugatan serupa soal keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo selalu kandas di awal. Pengadilan-pengadilan lain biasanya menyatakan "tidak berwenang mengadili perkara". Tapi kali ini, ceritanya lain.
Pengadilan Negeri Kota Solo justru memutuskan sebaliknya. Lewat putusan sela yang dibacakan Selasa (9/12/2025) via e-litigasi, majelis hakim memberi lampu hijau. Gugatan citizen lawsuit yang diajukan dua alumni UGM, Top Taufan dan Bangun Sutoto, ini akan dilanjutkan. Langkah ini cukup mengejutkan banyak pihak.
Inti putusannya jelas. Pertama, hakim menolak eksepsi dari semua tergugat Presiden Jokowi, Rektor UGM Prof. Ova Emilia, Wakil Rektor Prof. Wening, dan Polri yang mempermasalahkan kewenangan absolut pengadilan. Kedua, PN Solo dengan tegas menyatakan diri berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini. Dan ketiga, ya, para pihak harus melanjutkan proses persidangan.
Reaksi dari kuasa hukum penggugat, Muhammad Taufiq, tentu saja positif. Bahkan, ia menyambutnya dengan semangat.
"Ini kemenangan bagi rakyat Indonesia," ujarnya. Ia menilai putusan ini adalah kemajuan signifikan untuk membuka ruang transparansi. "Penolakan eksepsi menunjukkan perkara ini layak diuji secara terbuka."
Di seberang meja, sikap kuasa hukum Presiden Jokowi, YB Irpan, lebih kalem. Ia menyatakan pihaknya menghormati putusan PN Solo dan siap mengikuti proses persidangan selanjutnya.
Lantas, apa langkah berikutnya? Sidang untuk perkara bernomor 211/Pdt.G/2025/PN Skt itu akan dilanjutkan pada Selasa, 23 Desember 2025. Agenda utamanya adalah pemeriksaan dan pembuktian surat dari penggugat. Mereka diwajibkan mengunggah dan membawa bukti-bukti surat bermeterai lengkap nanti. Prosesnya masih panjang, tapi setidaknya pintu sidang kini terbuka.
Artikel Terkait
Qatar Curi Satu Poin Lewat Gol Injury Time, Imbangkan Swiss 1-1 di Laga Perdana Grup B Piala Dunia 2026
Kejagung Pastikan 21.801 Motor Listrik BGN Tetap Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis Meski Disidik Korupsi
Ana/Trias Bangkit dari Keterpurukan, Lolos ke Final Australian Open 2026
STIEM Bongaya Makassar Juarai NCFS 2026 Usai Taklukkan STIE Indonesia Jakarta 3-2