Di hadapan sidang kabinet yang lengkap, Presiden Prabowo Subianto mengungkap adanya desakan kuat untuk menetapkan bencana di Sumatera sebagai Bencana Nasional. Angka korban jiwa di tiga provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh telah menyentuh lebih dari seribu orang. Sebuah situasi yang tentu saja memilukan.
Namun begitu, Prabowo memulai penjelasannya dengan cerita lain. Ia mengaku mendapat banyak sekali telepon dari pemimpin negara-negara sahabat. Mereka menawarkan bantuan untuk menangani musibah ini.
"Saya ditelepon banyak kepala negara ingin berikan bantuan," ujarnya di Istana Negara, Senin lalu.
Lalu ia menambahkan, "Saya bilang terima kasih concern Anda, kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini."
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan. Menurutnya, situasi saat ini sudah bisa dikatakan terkendali. Ia pun berjanji akan terus memantau proses pemulihan pascabencana.
"Ada yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan Bencana Nasional," kata Prabowo, menyiratkan tekanan yang datang.
Artikel Terkait
Analis: Kasus Andrie Yunus Harus Diadili di Pengadilan Militer dengan Transparansi
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter