Transaksi Ramadan Jakarta Tembus Rp 21 Triliun, Gubernur Bidik Rekor Baru

- Jumat, 20 Maret 2026 | 23:55 WIB
Transaksi Ramadan Jakarta Tembus Rp 21 Triliun, Gubernur Bidik Rekor Baru

Geliat ekonomi Jakarta di bulan Ramadan kali ini benar-benar luar biasa. Baru sampai tanggal 20 Maret 2026, nilai transaksinya sudah menembus angka fantastis: Rp 21 triliun. Bayangkan saja, itu belum akhir periode. Peningkatan ini terasa di mana-mana, dari pusat perbelanjaan yang tak pernah sepi, ritel-ritel ramai pembeli, hingga hotel-hotel yang kebanjiran tamu.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tak menyembunyikan rasa optimisnya. Di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026) lalu, ia membagikan kabar gembira ini.

"Per hari ini tadi saya diberikan laporan dari Asisten Perekonomian dan Keuangan, transaksi di Jakarta sudah Rp 21 triliun," ujarnya.

"Mudah-mudahan masih ada 5 hari, kami ingin memecahkan rekor harapannya di atas Rp 23-24 triliun," tambah Pramono penuh harap.

Lantas, apa yang mendorong angka setinggi itu? Rupanya, ada strategi khusus di baliknya. Menurut Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI, capaian ini berawal dari program promosi belanja yang digelar sejak awal Maret.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar