Aktivitas Paviliun COP30 Brasil Dihentikan Usai Kebakaran
Suasana di lokasi KTT COP30 Brasil pagi itu terlihat jauh berbeda. Semua aktivitas di dalam paviliun terpaksa dihentikan total. Pemicunya adalah insiden kebakaran yang terjadi di salah satu paviliun sehari sebelumnya.
Pantauan di lokasi pada Jumat (21/11) sekitar pukul 10.00 waktu Brasil memperlihatkan pemandangan yang cukup sepi. Pagar pembatas dipasang mengelilingi seluruh area paviliun, tak terkecuali Paviliun Indonesia. Di setiap pintu masuk, petugas keamanan tampak berjaga dengan sigap.
Meski begitu, ternyata tidak semua kegiatan mati total. Di sisi lain, ruang bilateral yang dimiliki setiap negara masih tetap beroperasi. Masih terlihat sejumlah delegasi dari berbagai negara yang sibuk melakukan negosiasi di balik pintu tertutup.
Kebakaran sendiri terjadi pada Kamis (20/11) sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Untungnya, api yang menjalar itu berhasil dipadamkan hanya dalam waktu enam menit saja. Cukup cepat, tapi dampaknya ternyata tak bisa dianggap remeh.
Korban Jiwa dan Penanganan
Insiden ini ternyata menimbulkan korban yang tidak sedikit. Sebanyak 21 orang harus dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis. Dari jumlah tersebut, 19 orang mengalami gangguan pernapasan karena menghirup asap kebakaran. Dua orang lainnya dirawat lebih karena kepanikan yang melanda.
Berita baiknya, tidak ada satupun korban yang menderita luka bakar. Tim medis pun bergerak cepat untuk menangani para korban.
"Tidak ada laporan korban luka bakar akibat kebakaran. Para pasien segera ditangani dan 12 orang telah dipulangkan. Pasien lainnya menerima bantuan yang memadai di layanan kesehatan di Belém dan di unit rujukan untuk kasus-kasus ini,"
Demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Pusat Terpadu Operasi Kesehatan Gabungan (CIOCS). Hingga kini, situasi di lokasi masih dalam pengamanan ketat sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dari panitia penyelenggara.
Artikel Terkait
15 Ton Sampah Berhasil Diangkut dari Sungai Cibanten Usai Pembersihan Dua Hari
Iran Kecam Serangan AS ke Fasilitas Radar di Selatan, Sebut Langgar Gencatan Senjata
Media Oman Kritik Pedas Pertahanan Timnasnya Usai Dibantai Indonesia 3-0
FBI Aktifkan Pusat Operasi Gabungan di 16 Kota untuk Amankan Piala Dunia 2026