Menjelang Idulfitri, suasana di sejumlah lokasi pengungsian di Aceh dan Sumatera Utara masih jauh dari kata layak. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin, tak bisa menutupi keprihatinannya. Dia menyoroti nasib warga terdampak bencana yang hingga detik ini katanya masih terpaksa bertahan di tenda-tenda darurat.
Pembangunan hunian sementara atau Huntara yang dijanjikan pemerintah, ternyata tak kunjung rampung. Padahal, target awal sudah lewat. Azis dengan tegas menyebut ini sebagai soal komitmen di lapangan.
"Saya ingin pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan pembangunan Huntara," kata Azis saat dihubungi Jumat (20/3).
"Ini soal kebijakan dan komitmen di lapangan. Jangan sampai para penyintas merasa ditinggalkan tanpa kepastian yang jelas," tambahnya.
Menurut politikus muda itu, ketidakjelasan jadwal ini justru menambah beban psikologis. Bayangkan saja, berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan, lalu hari raya sebentar lagi, namun masa depan tempat tinggal masih samar. Itu berat.
Artikel Terkait
Mudik 2026 Pecahkan Rekor, 270 Ribu Kendaraan Padati Tol Saat Puncak
Presiden Prabowo Gelar Halal Bihalal Terbuka di Istana Besok Siang
Kemenhub Tegaskan Pembatasan Truk Tetap Berlaku Saat Arus Balik Lebaran
Arus Mudik Lebaran 2026 Pecahkan Rekor, 270 Ribu Kendaraan Padati Tol Utama