"Sayang istriku, Nasrita Laila, aku mohon kamu keluar dari sana, Sayang. Aku mau ketemu kamu, ayo kita ketemu, Sayang."
Kalimat itu terus terulang, terucap dari bibir Marully yang penuh harap. Dia berdiri di antara puing dan lumpur, di tempat terakhir istrinya terlihat sebelum segalanya berubah. Itu terjadi di Sibolga, Sumatera Utara, ketika tanah bergerak dan hidupnya runtuh bersamaan.
Suaranya direkam oleh seorang kerabat. Lalu, video itu menyebar, salah satunya lewat akun TikTok. Kisahnya pun sampai kepada kami, dan izin untuk memberitakannya telah diberikan.
Setiap hari, tanpa henti, Marully kembali ke titik yang sama. Dia datang, berdiri, dan memanggil. Kadang, azan juga dikumandangkannya, seakan memandu langkah sang istri untuk pulang. Namun begitu, hingga Selasa lalu, Nasrita masih belum ditemukan. Nasih hilang.
Artikel Terkait
Mobil Selamat dari Reruntuhan, Kisah Hussein Mengantar Harapan di Gaza
Lanskap Terlalu Ringkih, KLHK Buru-buru Evaluasi Tata Ruang di 5 Provinsi
Tiga Pencuri TV Uya Kuya Divonis, Dua Langsung Bebas
Tito Karnavian Beri Tenggat, Bantuan Korban Bencana Sumatera Segera Cair