Rapat kerja di Jakarta pada Senin (8/12) kemarin cukup serius. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, hadir di hadapan anggota Komisi V DPR dan menyampaikan peringatan penting. Menurutnya, masyarakat perlu waspada terhadap ancaman banjir rob di berbagai pesisir saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.
Faisal membeberkan, fenomena alam jadi pemicunya. "Ini dipengaruhi fase perigee dan bulan purnama awal Desember, lalu bulan baru di tanggal 20 Desember," ujarnya.
Ia melanjutkan, kombinasi itu memicu air laut naik lebih tinggi dari biasanya. "Beberapa wilayah seperti Utara Jakarta sudah merasakan dampaknya," tambah Faisal.
Nyatanya, gelombang rob ini sudah berlangsung sejak akhir November. Menurut paparannya, periode 29 November hingga 3 Desember lalu, wilayah seperti pesisir timur-selatan Sumatera, barat-selatan Kalimantan, dan Pantura Jawa sudah kebanjiran.
Dan ancamannya belum berakhir. Malah, di awal Desember ini diprediksi makin meluas.
Artikel Terkait
Becak Listrik: Pelarian Negara dari Tanggung Jawab pada Lansia
Dari Laksus ke Laporan Warga: Pergeseran Lawan Komika di Era Baru
Haru di Ueno Zoo: Panda Pulang, Diplomasi Memudar
Masa Depan Bukan Milik yang Punya Data Terbanyak, Tapi yang Tahu Cara Memaknainya