Namun begitu, ada secercah berita baik di tengah situasi sulit ini. Menurut Suharyanto, bantuan logistik untuk warga yang terdampak sudah mulai bisa disalurkan. Kendalanya, pengiriman saat ini cuma bisa mengandalkan jalur udara.
"Untuk seluruh daerah terisolir, meskipun ratusan, logistik semuanya sudah masuk. Meskipun jumlahnya mungkin harus terus ditambah karena hanya lewat udara, terbatas dari segi kapasitas," jelasnya.
Di sisi lain, pemulihan infrastruktur darat masih menjadi pekerjaan rumah yang besar. Beberapa ruas jalan utama di Provinsi Aceh dilaporkan masih putus total. Yang terdampak antara lain jalur dari Meureudu ke Pidie Jaya, lalu dari Kota Bireuen menuju Bener Meriah, dan juga rute Bireuen–Aceh Utara.
"Ini masih dikerjakan Menteri PU dan Satgas gabungan," ucap Suharyanto, menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Makassar Tetap Buka Layanan Administrasi Selama Libur Lebaran
Nastar hingga Kue Kacang: Kisah di Balik Kue Kering Wajib Lebaran
Once Mekel Dorong Keseimbangan Hak Cipta dan Akses Publik dalam Revisi UU
Batu Karst Pundo Siping, Kejutan Alam Fotogenik di Tengah Lahan Kering Jeneponto