Pramono menegaskan, "Sekarang ini (air) sudah turun. Udah normal."
Lantas, apa penyebab kebocoran tanggul itu? Sebelumnya, Kasudin SDA Jakarta Utara, Herisuandi, sudah memberi penjelasan. Menurut dia, ada dua faktor utama: tekanan air laut yang sangat tinggi dan korosi pada struktur beton akibat zat klorin.
Herisuandi ditemui di lokasi kejadian, Tanggul Laut Muara Baru, pada Jumat (5/12). Dia menegaskan, kerusakan bukan cuma karena tekanan air semata. Faktor lingkungan turut memperburuk keadaan struktur tanggul yang sudah tua.
Di sisi lain, isu pemanasan global juga disebut punya pengaruh. Naiknya permukaan air laut secara global ikut memicu debit dan ketinggian air yang lebih ekstrem di wilayah pesisir.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral