"Atas doa seluruh warga Pekanbaru, tahun ini kami surplus anggaran. Kami bisa melunasi utang, membangun, dan menjalankan berbagai program untuk masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, dari sisi logistik, Ridu Wanto selaku Kepala Cabang Rumah Zakat Perwakilan Riau membeberkan rincian bantuan. Isinya beragam, mulai dari makanan dan minuman siap saji, air mineral, sampai perlengkapan mendesak seperti popok bayi. Nilainya sekitar Rp100 juta untuk tahap pertama yang menuju Sumatera Utara.
"Pascabencana ini penanganannya akan berlangsung panjang. Sehingga, bantuan akan disalurkan secara bertahap," kata Ridu.
Setelah Sumatera Utara, menurutnya, giliran Aceh dan Sumatera Barat yang akan mendapat kiriman. Ini jadi pengiriman perdana Rumah Zakat Riau ke wilayah seperti Sibolga dan Tapanuli Selatan, tepatnya ke Kecamatan Batang Toru. Mereka masih membuka donasi hingga Januari nanti.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pendistribusian di lapangan akan melibatkan jaringan Rumah Zakat setempat, BNPB, dan Basarnas. Harapannya jelas: agar bantuan yang dikirim bisa segera meringankan beban dan mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di daerah bencana.
Artikel Terkait
Kanopi Kelurahan Terbang, Lalu Lintas Kereta Yogyakarta-Solo Lumpuh Sementara
Kiai Didin Pertanyakan Niat AS Bentuk Dewan Perdamaian Palestina
Whip Pink, Tren Kuliner yang Berubah Jadi Pembunuh Diam-diam
Generasi AI dan Ilusi Penguasaan: Ketika Pendidikan Kehilangan Martabat Berpikir