Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua DPD Sultan Najamuddin tampak hadir, menandai pentingnya momen ini. Tak ketinggalan, deretan menteri dari Kabinet Merah Putih juga memenuhi undangan. Mulai dari Mensesneg Prasetyo Hadi, Menkum Supratman Andi Agtas, hingga Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, semua hadir.
Puncak peringatan HUT kali ini diwarnai dengan nuansa khidmat. Setelah sambutan-sambutan, acara inti justru dimulai dengan doa bersama. Suara ribuan orang menyatu, memohon berkah untuk partai dan tentu saja bangsa. Usai doa, gema lagu Indonesia Raya mengisi seluruh sudut Istora, mengingatkan semua yang hadir tentang ikatan yang lebih besar di luar warna partai.
Malam itu di Senayan, politik terasa punya dua sisi: gegap gempita penyambutan dan heningnya refleksi dalam doa.
Artikel Terkait
Jenazah Pertama Korban Jatuhnya Pesawat di Bulusaraung Akhirnya Teridentifikasi
Ironi di Balik Meja Rapat: Gaji Pengantar Bantuan Lebih Tinggi dari Guru Honorer
Jembatan Gantung Ambruk, Lima Pelajar Tercebur ke Sungai Cilangkap
Mobil Hantu di Tol Cikampek, Ternyata Sopir Tewas di Balik Kemudi