Menurutnya, Kemenhut sudah punya data awal mengenai daerah-daerah yang dilalui kayu gelondongan tersebut. "Ini mudah-mudahan bisa jadi indikasi awal," sambungnya, berharap petunjuk itu mengarah pada sumber masalah.
Di sisi lain, Kapolri Sigit langsung merespons. Dia memastikan pihaknya akan turun tangan menyelidiki kasus ini. Penyidikan akan dilakukan untuk mengusut tuntas asal-usul kayu yang membanjiri sungai itu.
Jadi, MoU yang baru diteken itu langsung mendapat ujian nyata. Kerja sama kedua institusi ini, jika berjalan mulus, bukan cuma bisa mengungkap misteri gelondongan kayu, tapi juga jadi sinyal kuat bagi para perusak hutan lainnya.
Artikel Terkait
Bima Arya Tinjau Longsor Cisarua, Janjikan Hunian Sementara untuk Korban
Tim SAR Siap Lanjutkan Pencarian di Gunung Burangrang, Modifikasi Cuaca Digelar
Meninggal di Usia 26, Lula Lahfah Jadi Korban Silent Killer Henti Jantung
Tito Karnavian Buka Huntara di Agam, Desak Data Korban Segera Diselesaikan