Namun begitu, Gus Yahya berusaha meluruskan persepsi. Sikapnya ini, katanya, bukan soal ngeyel mempertahankan kursi. Bukan itu masalahnya. Ini lebih pada prinsip untuk menjaga tatanan organisasi agar tetap pada relnya, tidak diobrak-abrik oleh kepentingan sepihak.
"Jangan sampai tatanan organisasi yang ada ini runtuh hanya karena keinginan-keinginan sepihak," tandasnya.
Di sisi lain, rencana penunjukan Pj Ketua Umum ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Katib Syuriyah PBNU Sarmidi Husna sudah menyampaikan bahwa langkah itu merupakan tindak lanjut dari keputusan Syuriyah yang memberhentikan Gus Yahya dari posisinya. Jadi, ada dua kubu dengan klaim dan dasar hukumnya masing-masing. Situasinya pun jadi makin rumit.
Artikel Terkait
PSG Hajar Chelsea 5-2 dalam Laga Spektakuler Babak 16 Besar Liga Champions
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions
12 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Awal Orde Baru Hingga Pawai Garam Gandhi
Panglima TNI Lakukan Rotasi Besar-besaran, Pangdam Jaya Naik Pangkat