Kawasan industri PT IMIP di Morowali lagi-lagi jadi sorotan. Baru-ba ru kisah bandaranya yang ramai, kini giliran isu ketimpangan gaji yang bikin banyak orang menggeleng. Kali ini, yang jadi bahan perbincangan adalah gaji fantastis yang diterima pekerja asal China untuk pekerjaan yang maaf bukan hal rumit: menyapu.
Menurut seorang mantan karyawan yang diwawancarai program 'Rakyat Bersuara', TKA dari China yang bertugas sebagai petugas kebersihan digaji sekitar 8.000 Yuan per bulan. Kalau dirupiahkan, angkanya sekitar Rp18,7 juta.
"Saya tanya lewat penerjemah 'senang tidak kerja di Indonesia'. Dia jawab senang sekali'. Mereka digaji sekitar 8.000 Yuan,"
kata mantan karyawan yang disamarkan sebagai 'Mr X' itu.
Pengakuan ini langsung memantik reaksi. Ya iyalah, wajar saja publik gerah. Bagaimana tidak? Pekerja lokal yang ngurus hal-hal berat dan berisiko tinggi di area smelter, dapatnya belum tentu segitu. Sementara, pekerjaan bersih-bersih yang sebenarnya bisa dilakukan tenaga sekitar malah dibayar super tinggi untuk tenaga impor.
Artikel Terkait
Ketua RT di Karanganyar Luncurkan Ronda Terbang, Pantau Kampung dengan Drone Hasil Tabungan 7 Tahun
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, 11 Orang dalam Penerbangan Yogyakarta-Makassar
Pohon Kebaikan Wan Daud: Puisi untuk Membangkitkan Singa Islam yang Tertidur
Dari Aceh ke Donbass: Kisah Briptu yang Desersi dan Jadi Tentara Bayaran Rusia