Bagi warga Manado dan sekitarnya yang sedang menunaikan ibadah puasa, inilah waktu berbuka untuk hari Kamis, 5 Maret 2026. Tanggal ini bertepatan dengan 15 Ramadan 1447 Hijriah. Informasi ini tentu jadi patokan penting agar kita tak melewatkan momen penuh berkah itu.
Seperti kita tahu, azan Maghrib adalah penanda resmi waktu berbuka. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, suara azan itu selalu dinanti. Rasanya, tak ada yang lebih membahagiakan.
Nah, untuk hari ini, Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam telah menetapkan waktunya. Di Manado, azan Maghrib akan berkumandang pada pukul 17.58 waktu setempat (WITA). Sementara salat Isya menyusul kemudian, tepatnya pukul 19.06 WITA.
Momen buka puasa ini bukan sekadar urusan mengisi perut. Rasulullah SAW sendiri menyebutkan ada dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa.
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
Artinya kurang lebih: kebahagiaan pertama datang saat ia berbuka, dan kebahagiaan kedua akan ia dapatkan saat bertemu dengan Rabb-nya kelak. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Di sisi lain, waktu jelang berbuka juga dikenal sebagai saat yang mustajab untuk berdoa. Konon, doa orang yang sedang berpuasa hingga ia berbuka termasuk yang tidak mudah tertolak.
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
Maksudnya, ada tiga golongan yang doanya diijabah: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia membatalkannya, dan doa orang yang terzalimi. Ini berdasarkan riwayat Imam Ahmad.
Jadi, persiapkan diri sebaik mungkin. Berikut jadwal lengkapnya untuk Manado hari ini:
Maghrib: 17.58 WITA
Isya: 19.06 WITA
Setelah meneguk air atau memakan kurma – seperti yang dianjurkan Nabi – jangan lupa baca doa. Ada beberapa versi yang bisa diamalkan.
Yang pertama cukup populer:
اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إنْ شَاءَ اللَّهُ
(Allahumma laka shumtu wabika aamantu wa 'alaa rizqika afthartu dzhaba dhomau wabtallatil uruuqu watsabatal ajru insyaallah).
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."
Ada juga doa lain yang lebih ringkas, diriwayatkan Abu Daud:
ذَهَبَ الظَّمأُ، وابْتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَبَتَ الأجرُ إِن شاءَ اللهُ
(Dzahaba dhomau wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insyaa Allah).
Maknanya serupa: rasa haus telah pergi, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.
Dengan mengetahui jadwal yang tepat dan makna di baliknya, semoga ibadah puasa kita di Ramadan ini bisa lebih khusyuk dan penuh makna. Selamat menunaikan ibadah berbuka.
Artikel Terkait
Kecelakaan Beruntun di Probolinggo Tewaskan Satu Keluarga dari Blitar
Buku Biografi Kebijakan Kikiek Kupas Kapolri Listyo Sigit Lewat Keputusan Genting
Iran Siap Kerahkan Semua Kemampuan Hadapi Ancaman AS di Selat Hormuz
PDIP Tak Terusik Klaim JK Soal Peran Besar Antar Jokowi ke Kursi Presiden