BUMI Pertahankan Produksi Batu Bara 73-75 Juta Ton pada 2025

- Kamis, 05 Maret 2026 | 16:30 WIB
BUMI Pertahankan Produksi Batu Bara 73-75 Juta Ton pada 2025

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berencana menjaga produksi batu baranya tetap stabil. Angkanya? Sekitar 73 hingga 75 juta ton setiap tahun. Target yang ambisius ini punya dasar yang kuat: cadangan batu bara mereka yang terbukti mencapai 2,5 miliar ton.

Yudicia Retnodewi, Head of Investor Relations BUMI, mengungkapkan bahwa perusahaan masih memegang status sebagai produsen batu bara thermal terbesar di tanah air. Dua tambang raksasa, Kaltim Prima Coal (KPC) dan Arutmin, menjadi tulang punggung operasi mereka.

“Dan di tahun 2025 ini, most likely estimasi kita juga tetap di angka 73-75 juta ton untuk full year 2025. Ini adalah data historis produksi kita dari tahun 2001 sampai estimasi 2025,”

ujar Yudicia dalam acara Investor Gathering 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis lalu.

Menurutnya, realisasi produksi di tahun 2024 lalu mencapai 74,7 juta ton. Itu setara dengan sekitar 9 persen dari total produksi nasional. Nah, untuk tahun 2025 ini, perusahaan memperkirakan volume produksi akan bertahan di kisaran yang sama.

Di sisi lain, kekuatan BUMI tidak cuma terletak pada angka produksi. Lokasi tambangnya yang strategis disebut-sebut memudahkan distribusi ke pasar global, terutama di Asia dan Eropa. Operasionalnya didukung fasilitas pertambangan terbuka dan pengolahan yang berjalan nonstop 24 jam sepanjang tahun. Belum lagi infrastruktur pendukung seperti terminal muat, pelabuhan, hingga captive power plant yang jadi keunggulan kompetitif mereka.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar