Dia mengingatkan, menjauhi perilaku berisiko adalah langkah utama. Tapi di sisi lain, bagi yang merasa pernah terpapar risiko, jangan ragu untuk datang ke fasilitas kesehatan.
Heri menekankan pentingnya tes sukarela dan berkala. Deteksi dini, katanya, adalah kunci untuk memutus rantai penularan.
"Semakin cepat status diketahui, semakin cepat pula penanganan bisa dimulai," jelas Heri.
Dia juga memberi penjelasan yang cukup menenangkan. Dengan terapi ARV yang dikonsumsi secara rutin, jumlah virus dalam tubuh bisa ditekan hingga tidak terdeteksi.
"Kalau sudah tidak terdeteksi, risiko menularkan ke orang lain pun menjadi sangat kecil," pungkasnya.
Artikel Terkait
Wolverhampton Wanderers Kalahkan Liverpool 2-1 dengan Gol Injury Time
Haddad Alwi dan Danilla Kolaborasi dalam Lagu Religi Pengakuanku
Galatasaray Rebut Kemenangan Tipis 2-1 atas Alanyaspor di Kandang Lawan
Pengacara Marcella Divonis 14 Tahun Penjara atas Kasus Suap Hakim Perkara Ekspor CPO