Perdana Menteri Anutin Charnvirakul sendiri mengakui kekurangan itu.
Di sisi lain, upaya pemulihan kini digenjot. Juru Bicara Pemerintah Siripong Angkasakulkiat menyebut, PM Anutin telah memerintahkan semua instansi terkait untuk mempercepat bantuan dan pembersihan, terutama di kawasan parah seperti Hat Yai, Songkhla.
Tujuannya sederhana: mengembalikan kehidupan warga ke keadaan normal secepat mungkin.
Siripong menjelaskan, setidaknya ada delapan langkah pemulihan utama yang akan segera dijalankan. Program itu menyasar individu dan bisnis yang porak-poranda diterjang banjir. Intinya, mulai dari kompensasi untuk korban jiwa, hingga bantuan untuk mereka yang kehilangan mata pencaharian.
Sekarang, pekerjaan berat masih menanti. Tim gabungan terus berjibaku menyalurkan bantuan dan membersihkan puing-puing kerusakan. Jalan masih panjang, tapi setidaknya upaya perbaikan telah dimulai.
Artikel Terkait
Wolverhampton Wanderers Kalahkan Liverpool 2-1 dengan Gol Injury Time
Haddad Alwi dan Danilla Kolaborasi dalam Lagu Religi Pengakuanku
Galatasaray Rebut Kemenangan Tipis 2-1 atas Alanyaspor di Kandang Lawan
Pengacara Marcella Divonis 14 Tahun Penjara atas Kasus Suap Hakim Perkara Ekspor CPO