Bogor – Udara bebas terasa begitu istimewa bagi Ira Puspadewi. Mantan Dirut ASDP itu akhirnya bisa menghirupnya lagi setelah dibebaskan dari tahanan, berkat rehabilitasi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai ungkapan syukur, Ira dan keluarganya menghadiri kajian tafsir Al-Qur’an yang diasuh Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS. Acara itu digelar di Masjid Ibn Khaldun Bogor, Ahad lalu. Kiai Didin sendiri bukanlah sosok asing bagi mereka. Beliau adalah guru, terutama bagi Zaim Uchrowi, suami Ira. Bahkan, mereka pernah menunaikan ibadah haji bersama sebelumnya.
“Rasa syukur saya ini benar-benar tak terhingga. Bisa kembali menghirup udara bebas, itu karunia yang luar biasa. Terima kasih saya sampaikan kepada presiden yang telah menggunakan hak istimewanya untuk perkara kami,” ujar Ira kepada Suara Islam usai kajian.
Bagi Ira, momen ini bukan sekadar urusan hukum selesai. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai pengalaman spiritual yang sangat bernilai.
Pengalaman spiritual yang ia maksud erat kaitannya dengan pemahamannya terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, yang ternyata menyentuh langsung perjalanan hidupnya. Salah satunya adalah Surat Ad Dhuha.
“Waktu memahami ayat-ayat Ad Dhuha, saya merasa surat ini benar-benar cocok dengan diri saya. Saya ini kan anak yatim. Dari situ saya paham, Allah tak akan pernah meninggalkan saya,” ungkapnya dengan haru.
“Dulu hidup saya susah, tidak punya apa-apa. Lalu Allah angkat derajat saya, beri rezeki yang banyak. Dari miskin jadi berkecukupan. Saat ada masa kebingungan, petunjuk itu datang. Saya berkali-kali baca surat itu dan menangis. Saya sadar, saya sedang bersama Allah,” tambah Ira.
Artikel Terkait
Target Zero Accident MBG 2026 Terganjal 1.242 Kasus Keracunan di Januari
Ijazah Jokowi dan Ujian Terakhir Kerahasiaan Publik
Haji Isam Pacu Hilirisasi, Jhonlin Group Garap Baterai Nikel di KEK Setangga
Opini Publik Barat Berbalik: Dukungan AS untuk Israel Mencatat Titik Terendah Sejarah