Mereka bisa saja membeli seluruh industri di berbagai negara. Tapi satu hal yang tak akan pernah bisa mereka beli: kredibilitas.
Kedudukan moral mereka juga sudah hancur berantakan.
Dan yang paling penting, hati serta pikiran masyarakat yang dulu mungkin bisa dibeli kini sudah hilang untuk selamanya.
Narasi mereka tamat. Pengaruhnya runtuh.
Masa mereka benar-benar berakhir.
(")
Artikel Terkait
Pras Tegaskan RUU Disinformasi Masih Wacana, Fokus pada Tanggung Jawab Platform
Arab Saudi Tegaskan Tolak Jadi Pangkalan Serangan AS ke Iran
AHY Paparkan Tiga Pilar Utama Pemulihan Pascabencana Sumatera
Sholat Rajin, Tapi Korupsi Jalan: Ustadz Hilmi Soroti Kualitas Ibadah Pejabat