"Kita lihat gambaran orang yang serakah, inginnya diambil semua, mereka tidak memikirkan anak dan cucu bangsa Indonesia, sumber daya alam mau dikuras," tambahnya.
Lebih jauh, Kiai Shabri menyoroti kondisi bangsa. Arogansi kekuasaan, hukum yang diselewengkan, aturan-aturan yang tidak lagi mencerminkan Pancasila sejati. Pancasila mengamanatkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, tapi realitanya? Orang asing justru diutamakan, sementara rakyat dibebani pajak. Iman, katanya, telah hilang dari tata cara berkehidupan mulai dari yang personal hingga bernegara.
"Mereka menjalankan negara sudah tidak pakai iman. Sekarang kita lihat ketika iman hilang dari tata cara dan proses berkehidupan, baik soal pribadi, keluarga, bermasyarakat dan bernegara."
Maka, solusinya hanya satu: kembali kepada aturan Allah dengan keimanan penuh. "Ini bumi milik Allah, kita manusia juga milik Allah, maka kita harus kembali kepada aturan Allah," tegasnya.
Kepada mereka yang terdampak bencana, Kiai Shabri mengirimkan doa dan pesan kesabaran. Jika diberi nikmat, bersyukurlah. Jika diuji, bersabarlah. Dan bagi orang beriman yang sabar, ada kabar gembira: surga yang telah Allah janjikan.
Di sisi lain, sebagai Ketua Lembaga Pecinta Al-Aqsha, ia tak lupa menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap situasi Palestina. Perjuangan melawan penjajahan Israel masih berlangsung, dan ia mendorong masyarakat untuk terus membela saudara-saudara di sana.
Di penghujung ceramah, ada ajakan yang tak kalah penting. Kiai Shabri mengundang semua untuk hadir dalam Aksi Reuni Akbar 212 di halaman Monas, Jakarta, pada 2 Desember 2025 mendatang.
"Kita dukung perjuangan para ulama, kita sambung perjuangan itu di momen 212 insyaallah. Silahkan datang ke acara 212 dalam rangka menguatkan persatuan dan menyelamatkan Indonesia," tandasnya.
Artikel Terkait
Agam dan Solok Paling Parah, Bantuan Logistik Sumbar Mulai Tersalur
MUI Serukan Shalat Ghaib dan Bantuan Nyata untuk Korban Bencana Aceh-Sumut-Sumbar
Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp19 Miliar untuk Korban Banca di Tiga Provinsi Sumatera
Tim BPBD Jibrak Arus Deras, Bantuan Logistik Akhirnya Tiba di Korban Banjir Bandang Aceh