Bogor
Ahad, 30 November 2025
Menanggapi rentetan bencana alam yang melanda beberapa wilayah Indonesia, suara KH Ahmad Shabri Lubis dari Persaudaraan Islam (Persada) 212 terdengar jelas. Ia mengajak semua elemen bangsa untuk sejenak bermuhasabah. Intinya sederhana: mari kita kembali kepada aturan Allah SWT.
Dalam kajiannya di Majelis Al Ihya Bogor, Kiai Shabri mengingatkan satu hal yang sering kita lupa. Setiap manusia, tanpa terkecuali, pasti akan diuji. Bentuknya macam-macam. Bisa kekurangan, rasa takut, atau malapetaka seperti bencana alam yang sedang terjadi.
"Setiap manusia pasti akan diuji dengan kekurangan, ketakutan, malapetaka, termasuk bencana," ujarnya.
Namun begitu, ia tak menampik bahwa ada bencana yang murni ketetapan Ilahi, tapi ada juga yang terjadi karena ulah manusia. Ia menyoroti banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Menurutnya, itu jelas akibat campur tangan manusia.
"Kalau urusan banjir, kita lihat dulu, itu campur tangan siapa? Ternyata banyak campur tangan manusia di situ."
Ia menggambarkan bagaimana keserakahan telah merajalela, terutama dalam sepuluh tahun terakhir. Eksploitasi sumber daya alam berjalan secara gila-gilaan dan ugal-ugalan. Siapa yang serakah? Mereka yang ingin mengambil semuanya, tanpa memedulikan nasib anak cucu bangsa Indonesia nantinya.
Artikel Terkait
Agam dan Solok Paling Parah, Bantuan Logistik Sumbar Mulai Tersalur
MUI Serukan Shalat Ghaib dan Bantuan Nyata untuk Korban Bencana Aceh-Sumut-Sumbar
Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp19 Miliar untuk Korban Banca di Tiga Provinsi Sumatera
Tim BPBD Jibrak Arus Deras, Bantuan Logistik Akhirnya Tiba di Korban Banjir Bandang Aceh