Rupanya, lantai kayu yang menjadi pijakan mereka sudah dalam kondisi lapuk. Beban puluhan orang yang berkumpul di tempat yang sama akhirnya tak bisa lagi ditahan. Tiba-tiba saja, lantai itu ambles, menjebak para guru dan membuat mereka terjatuh dari ketinggian lantai dua.
Tim evakuasi dari Palang Merah Indonesia dan pemadam kebakaran langsung bergerak cepat. Mereka menjumpai korban-korban yang mengaduh kesakitan di antara tumpukan puing kayu. Proses evakuasi pun dilakukan dengan hati-hati.
Sayangnya, dampaknya cukup serius. Banyak dari korban mengalami luka berat, bahkan ada yang sampai menderita patah tulang. Mereka kemudian dilarikan dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Ortopedi Purwokerto.
Kapolsek Purwokerto Utara, Kompol Margono, mengonfirmasi jumlah korban.
Di sisi lain, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden ini. Mereka terus memeriksa sejumlah saksi dan mengevaluasi kondisi bangunan. Margono menegaskan bahwa penyebab teknis masih perlu dikaji lebih lanjut.
Upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali kini menjadi perhatian utama. Polisi bersama instansi terkait berkomitmen memastikan standar keamanan bangunan benar-benar terpenuhi, agar ruang belajar dan berkumpul bisa benar-benar menjadi tempat yang aman bagi semua.
Artikel Terkait
Bekas Tambang Marmer di Maros Bertransformasi Jadi Destinasi Wisata Instagrammable
Penerapan Pasal Obstruction of Justice dalam UU Tipikor Dikritik Brutal oleh Pengacara
Gerhana Bulan Total Warnai Langit Makassar Bertepatan dengan Buka Puasa
Bupati Sidrap Ajak Warga Perbanyak Zakat dan Sedekah Usai Panen Menggembirakan