Militer Israel Perintahkan Evakuasi Puluhan Area di Lebanon, Termasuk Dekat Beirut

- Selasa, 03 Maret 2026 | 12:50 WIB
Militer Israel Perintahkan Evakuasi Puluhan Area di Lebanon, Termasuk Dekat Beirut

Pada Selasa (3/3), militer Israel kembali mengeluarkan perintah evakuasi. Kali ini, puluhan area di wilayah Lebanon jadi sasarannya. Bahkan, peringatan itu juga menyentuh kawasan di selatan Beirut, ibu kota Lebanon. Warga diminta menjauhi beberapa bangunan tertentu. Semua ini terkait operasi militer yang dikabarkan akan segera dilancarkan Israel terhadap Hizbullah.

Latar belakangnya panas. Sehari sebelumnya, Senin (2/3), militer Israel bersumpah bakal meningkatkan intensitas serangan ke Lebanon. Mereka bertekad membuat Hizbullah membayar "harga yang mahal". Sumpah itu bukan tanpa sebab. Kelompok bersenjata itu sebelumnya melancarkan serangan roket dan drone ke Tel Aviv sebuah pembalasan atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Peringatan evakuasi itu disampaikan langsung oleh juru bicara militer Israel, Avichay Adraee. Lewat Telegram, dengan menggunakan bahasa Arab, pesannya terdengar lugas dan mendesak.

"Peringatan mendesak kepada para penduduk Lebanon, khususnya di desa-desa yang namanya tercantum," katanya, seperti dilansir AFP.

"Demi keselamatan Anda, Anda harus segera mengungsi dari rumah-rumah Anda," cetus Adraee lagi.

Dokumen yang dirilis mencantumkan 50 lokasi di Lebanon. Sebagian besarnya memang berada di wilayah selatan, daerah yang sudah akrab dengan dentuman serangan Israel. Selama ini, Israel kerap menargetkan infrastruktur Hizbullah di sana.

Namun begitu, yang menarik perhatian adalah peringatan terpisah untuk dua area di selatan Beirut: Ghobeiry dan Haret Hreik. Warga di sana diminta menghindari dua bangunan spesifik.

"Anda berada di dekat fasilitas dan kepentingan Hizbullah, yang akan menjadi lokasi operasi IDF dalam waktu dekat," sebut Adraee.

Peringatannya sangat rinci. "Demi keselamatan Anda dan keselamatan anggota keluarga Anda, Anda harus segera mengungsi dari bangunan-bangunan ini dan bangunan yang berdekatan. Jauhilah, setidaknya sejauh 300 meter," imbaunya. Suasana tegang jelas terasa dari setiap kata yang diucapkan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar