Edna bilang, persoalan ini sebenarnya bukan hal baru. Sudah jadi sorotan sejak Pilpres 2014, ketika Prabowo Subianto berkampanye tentang kebocoran di sektor tambang.
Belakangan, Presiden Prabowo memang meminta TNI berlatih di dekat lokasi tambang ilegal, termasuk Morowali. Tapi yang ditemukan di sana jauh lebih mencengangkan.
Edna juga mengutip pernyataan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang menegaskan tidak boleh ada "negara dalam negara".
Latihan TNI di Morowali memang bagian dari latihan Kogab dengan skenario perebutan pangkalan udara. Tapi yang menarik perhatian justru pernyataan tegas Menhan itu.
Yang jadi masalah, bandara IMIP sudah berjalan sejak diresmikan Jokowi tahun 2019. Artinya, bertahun-tahun beroperasi tanpa kehadiran aparat negara.
Edna mendorong masyarakat ikut mengawal kasus ini, apalagi Menhan berjanji melaporkan temuan tersebut kepada Presiden Prabowo.
Yang belum jelas: siapa sebenarnya yang mengeluarkan izin bandara itu pertama kali? Sorotan ini membuka kemungkinan adanya pelanggaran sistematis yang berjalan bertahun-tahun tanpa intervensi negara.
Artikel Terkait
Agama atau Bius Massal? Ketika Ibadah Hanya Menenangkan, Bukan Membela
Presiden Prabowo Hadiri Peresmian Sekolah Rakyat, Siswa dari Seluruh Nusantara Siap Tampil
Dukungan Buta pada Pemimpin yang Bohong, Ikut Tanggung Jawabkah Kita?
Dari Ancaman Putus Sekolah hingga Siap Bacakan Puisi untuk Presiden