Langkah Donald Trump menuai pujian dari pejabat Israel. Presiden AS itu baru saja menetapkan tiga cabang Ikhwanul Muslimin di Timur Tengah sebagai organisasi teroris lewat keputusan presiden pada Senin (24/11).
Dubes Israel untuk PBB, Danny Danon, tak menyembunyikan rasa sukanya.
katanya seperti dilaporkan AFP.
Cabang organisasi yang kena sanksi itu berada di Mesir, Yordania, dan Lebanon. Pemerintah AS menuding Ikhwanul Muslimin punya andil besar dalam memicu aksi teror serta kampanye destabilisasi baik terhadap kepentingan Amerika sendiri maupun sekutu-sekutunya di kawasan.
Nah, Israel sendiri selama ini dikenal sebagai sekutu utama AS di Timur Tengah. Dengan status baru sebagai organisasi teroris ini, AS kini punya dasar hukum untuk mengambil sejumlah tindakan tegas. Mulai dari pembekuan aset yang terkait dengan organisasi tersebut, sampai larangan masuk bagi para anggotanya ke wilayah Amerika.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data
Imsak di Banjarmasin Pukul 05.04 WITA, Subuh 05.14 WITA