NYON Udara dingin di Nyon, Swiss, sepertinya bakal terasa lebih panas Jumat ini. Pasalnya, drawing 16 besar Liga Champions 2025-2026 bakal digelar di markas UEFA, House of European Football. Tanggalnya 27 Februari, dan momen ini bukan cuma soal undian biasa. Ini tentang menentukan peta jalan menuju final di Puskas Arena, Budapest. Nasib klub-klub elite Eropa akan mulai tergambar jelas.
Fase krusial memang sudah di depan mata. Drama babak playoff knockout baru saja usai, meninggalkan 16 tim yang masih bertahan. Mereka ini campuran antara yang sudah aman sejak fase liga dan yang harus berjuang mati-matian. Sekarang, semua menunggu. Menunggu untuk tahu siapa lawan, dan lebih penting lagi, seperti apa rintangan ke depan.
Yang menarik, drawing kali ini punya bobot lebih. Prosesnya nggak cuma menentukan delapan laga di 16 besar. Undian ini sekaligus langsung memetakan bagan untuk perempat final dan semifinal. Setiap bola yang keluar dari mangkuk akan punya efek domino. Artinya, satu tarikan bisa membentuk jalur lengkap menuju final Hongaria. Tekanan buat para perwakilan klub yang hadir pasti terasa.
Soal waktu, UEFA nggak mau berlama-lama. Drawing ini digelar kurang dari 48 jam setelah laga playoff terakhir berakhir. Acara mulai pukul 11.00 waktu GMT, atau kalau di Indonesia, jam 18.00 WIB. Seperti biasa, Nyon jadi pusatnya. Dari ruang rapat sederhana itulah, geliat sepak bola Eropa akan diarahkan.
Buat yang penasaran, kamu bisa nonton langsung lewat UEFA.com atau aplikasi resmi mereka. Siarannya live, jadi setiap momen pengundian bisa diikuti real-time dari mana saja.
Lalu, gimana skemanya? Agak rumit, tapi intinya begini. Ada delapan tim yang sudah lolos otomatis berkat finis di posisi delapan besar fase liga. Delapan sisanya adalah pemenang playoff. Nah, sebelum drawing playoff kemarin, UEFA udah bikin empat pasangan unggulan berdasarkan klasemen akhir fase liga.
Nanti di drawing 16 besar, dua tim dalam satu pasangan itu akan ditempatkan di sisi bagan yang berlawanan. Mereka kemudian akan dipertemukan dengan dua calon lawan yang sudah ditentukan dari pool pemenang playoff. Sistemnya jadi seperti puzzle yang langsung tersusun sampai semifinal.
Konsekuensinya? Partai-partai besar sangat mungkin terjadi lebih awal. Ambil contoh, Barcelona berpotensi ketemu Paris Saint-Germain. Atau, bayangkan jika Real Madrid harus berjibaku melawan Manchester City di fase knockout. Pertemuan-pertemuan berat seperti itu bukan lagi mimpi, tapi bisa jadi kenyataan yang terjadi jauh sebelum final.
Semuanya akan terjawab Jumat nanti. Dari Nyon, cerita perjalanan menuju Puskas Arena benar-benar dimulai.
Artikel Terkait
Jadwal dan Siaran Langsung MotoGP Italia 2026 di Mugello, Sirkuit Paling Menantang
Gol Tunggal Mateta Bawa Crystal Palace Juara Conference League, Juventus Kembali Incar Sang Striker
Di Giannantonio Tercepat di Latihan Perdana MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Tertahan di Posisi Keenam
Muhammad Rahmat Tinggalkan Bali United, Spekulasi Pulang ke PSM Makassar Menguat