"Kami langsung menerjunkan tujuh unit dari Damkar Kabupaten Bekasi, sementara bantuan dari kawasan Jababeka sekitar empat sampai lima unit," ujarnya.
Namun begitu, upaya pemadaman hingga pagi hari masih belum berhasil sepenuhnya. Heru mengaku timnya menghadapi kendala yang cukup serius.
Struktur bangunan pabrik yang sangat rapat menjadi salah satu penghambat utama. Belum lagi, di dalamnya tersimpan banyak material yang mudah sekali terbakar. "Ditambah lagi bahan-bahan yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan," tambah Heru, memperjelas situasi yang dihadapi petugas.
Yang cukup mengkhawatirkan, saat kebakaran hebat itu mulai berkobar, aktivitas produksi di pabrik ternyata masih berlangsung. Syukurlah, semua karyawan yang berada di dalam berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan selamat.
Meski demikian, Heru menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pencarian dan pendataan masih terus dilakukan di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP