“Sehingga kita ingin merebut hati rakyat agar supaya mereka-mereka yang masih belum mempunyai satu kesamaan pemikiran terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita ajak untuk bersama-sama,”
ujarnya.
Meski begitu, Sjafrie menegaskan bahwa kedaulatan tetap tak boleh diinjak-injak. Kewaspadaan terhadap ancaman taktis yang bisa mengganggu kehidupan sosial dan pembangunan di Papua akan terus dijaga.
Di sisi lain, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyoroti alasan di balik penetapan ketiga wilayah tersebut. Menurutnya, eskalasi ancaman di ketiga daerah itu jauh lebih tinggi dibanding daerah lain.
“Ya eskalasi ancaman. Ya lebih tinggi,”
ucap Agus singkat.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Pencak Silat Sebagai Cermin Jati Diri dan Ilmu Kesatria
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun