Debt Collector Dihindari, MAF Akui Karangan Kisah Mobil Barang Bukti Polisi

- Senin, 24 November 2025 | 07:36 WIB
Debt Collector Dihindari, MAF Akui Karangan Kisah Mobil Barang Bukti Polisi
Klaim Kontroversial MAF: Bohong Demi Hindari Debt Collector?

Klaim Kontroversial MAF: Bohong Demi Hindari Debt Collector?

Sebuah video yang beredar cukup ramai memunculkan banyak tanya. Di dalamnya, seorang pria berinisial MAF terlihat dengan santainya mengaku menggunakan mobil barang bukti sitaan Polsek. Yang lebih mengejutkan, mobil itu katanya ia pakai untuk jalan-jalan ke mal di Bogor.

Tak berhenti di situ. Pria ini juga mengklaim dirinya adalah anak dari seorang anggota Propam Polda Metro Jaya. Klaim-klaim yang, jika benar, tentu sangat serius.

"BB [barang bukti, red.] Polsek, ini ada BB-nya. Ada surat BB-nya, surat pinjam BB-nya. Dipinjam oleh bapak saya, bapak saya Propam di Polda Metro,” ujarnya dalam video itu.

Tapi, benarkah semua pengakuannya? Faktanya, setelah ditelusuri, ceritanya ternyata jauh berbeda.

Klaim Mobil Barang Bukti: Tidak Benar

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan klarifikasi resmi. Setelah dilakukan penelusuran, mobil yang dipakai MAF dalam video tersebut sama sekali bukan barang bukti dari suatu kasus.

"Kami juga akan meluruskan satu unit kendaraan tersebut adalah hasil take over kredit," kata Budi dalam keterangannya pada Minggu (23/11).

Dia menegaskan lagi, kendaraan itu bukan bagian dari proses hukum di Polda Metro Jaya. Titik.

Status Anak Anggota Propam Juga Cuma Akal-akalan

Lalu bagaimana dengan klaimnya sebagai anak anggota Propam? Ini pun ternyata omong kosong. Budi Hermanto dengan tegas menyangkal hubungan keluarga antara MAF dengan institusi Propam.

"Tidak benar bahwa saudara MAF, ataupun orang tuanya sebagai anggota Propam Polda Metro Jaya," tegasnya.

Jadi, semua pengakuannya hanyalah kedok.

Polda Bergerak Cepat, Akan Panggil MAF

Menyikapi hal ini, pihak Polda tentu tidak tinggal diam. Budi menyebutkan bahwa mereka akan segera memintai keterangan langsung dari MAF. Tujuannya jelas: untuk menguak maksud di balik pernyataan kontroversialnya.

"Saat ini petugas masih mendalami untuk meminta keterangan saudara MAF. Karena yang bersangkutan berada di Yogyakarta, kami akan mempertanyakan maksud dan tujuan menyampaikan pernyataan tersebut dari akun yang kami terima beredar di masyarakat," ucap Budi.

Pengakuan Terbongkar, MAF Minta Maaf

Belum lama berselang, MAF akhirnya angkat bicara. Lewat sebuah video pernyataan, dia menyampaikan permintaan maafnya.

"Saya ingin meminta maaf kepada institusi Polri karena sudah mencemarkan nama baik Polri," kata dia.

Dia mengakui bahwa semua ucapannya adalah kebohongan. Mulai dari statusnya sebagai anak anggota Propam hingga mobil barang bukti yang dia pinjam. Semuanya fiktif.

"Tidak benar orang tua saya berdinas di Propam Polda Metro. Kemudian, kedua terkait kendaraan tersebut tidak benar juga BB (barang bukti) milik Polri," tuturnya.

Lalu, apa motifnya? Ternyata, alasan di balik semua drama ini adalah untuk menghindari kejaran debt collector.

"Saya terpaksa melakukan hal tersebut karena saya mendapatkan tekanan dan intimidasi dari debt collector," ucap dia mencoba menjelaskan.

Sebuah alasan yang mungkin bagi sebagian orang, tapi tentu tidak bisa membenarkan cara yang dipilihnya. Kasus ini pun masih terus diselidiki lebih lanjut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar