Menurut sejumlah sumber, keputusan itu sebenarnya sudah jatuh sejak November 2016. Pemicunya? Keterlibatan sang musisi dalam aksi demo 4 November atau yang lebih dikenal sebagai Aksi 411. Aksi yang digerakkan Habib Rizieq itu menuntut penanganan hukum terhadap Ahok terkait kasus penistaan Al Quran. Dari situlah kemudian lahir Aksi 212 yang fenomenal.
Agus menegaskan bahwa sikap Dhani dinilai bertentangan dengan kebijakan PBNU. Bukan cuma soal keikutsertaannya dalam aksi, tapi juga kata-kata pedas yang dianggap menghina simbol negara yang sempat dilontarkan Dhani.
"Kami tidak bisa menoleransi sikap arogan seperti itu," tegas Agus dalam pernyataannya yang dikutip dari situs resmi NU, Sabtu (10/12/2016).
Ia menambahkan, keputusan pemecatan itu sendiri diambil berdasarkan kesepakatan para pengurus Lesbumi PBNU. Bukan dari satu orang saja.
Artikel Terkait
Ketika Humor Tak Mau Lagi Hanya Menghibur: Absurditas dan Batas Toleransi Publik
Ketika Koruptor Beragama Islam, Mengapa Agamanya yang Diserang?
Asia Timur dan Pasifik: Lapangan Kerja Tumbuh, Tapi Kualitasnya Tergerus
Trump Tawarkan Uang Tunai ke Setiap Warga Greenland demi Aneksasi