Patrick Kluivert Bersiap Hadapi Belanda dari Sisi Lain di Piala Dunia?

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 07:50 WIB
Patrick Kluivert Bersiap Hadapi Belanda dari Sisi Lain di Piala Dunia?

Media Belanda, De Telegraaf, baru-baru ini mengangkat sebuah nama yang cukup mengejutkan. Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mengisi kursi kepelatihan Timnas Tunisia. Kabar ini muncul menyusul pemecatan Sami Trabelsi dari posisi tersebut.

“Akankah Patrick Kluivert berhadapan dengan Timnas Belanda di Piala Dunia 2026? Patrick Kluivert masuk radar sebagai pelatih Timnas Tunisia,” tulis Telegraaf dalam laporannya.

Menurut sejumlah sumber, mantan bomber Belanda itu memang masuk dalam daftar pendek Federasi Sepakbola Tunisia. Pemberitaan serupa juga sudah ramai beredar di media-media lokal Tunisia. Jadi, ini bukan sekadar isapan jempol belaka.

Lalu, kenapa posisi itu lowong? Semuanya berawal dari kinerja Sami Trabelsi. Diangkat sejak Februari 2025, Trabelsi sebenarnya punya catatan awal yang bagus. Ia berhasil membawa Tunisia lolos ke Piala Dunia 2026 dengan mendominasi Grup H kualifikasi zona Afrika.

Namun begitu, kesuksesan itu seolah menguap begitu saja di turnamen berikutnya. Di FIFA Arab Cup 2025, Tunisia malah tersingkir di fase grup. Mereka hanya finis ketiga di Grup A, kalah dari Palestina dan Suriah.

Kegagalan itu berlanjut. Di Piala Afrika 2025 yang baru mencapai semifinal ini, langkah Tunisia terhenti lebih awal lagi, yakni di babak 16 besar. Kekalahan 2-3 dari Mali menjadi akhir cerita. Tak lama setelah itu, Trabelsi pun dipecat.

Nah, di sinilah kisah Patrick Kluivert menjadi menarik. Kalau benar dia yang terpilih, maka ada drama menarik yang menunggu di Piala Dunia 2026 nanti. Pasalnya, Tunisia masuk Grup F bersama Belanda, Jepang, dan pemenang playoff zona Eropa.

Bayangkan saja, seorang legenda sepak bola Belanda justru akan berusaha mengalahkan negaranya sendiri dari sisi lapangan yang berseberangan. Pasti akan jadi momen yang sarat emosi.

Bagi Kluivert sendiri, ini jelas peluang besar untuk membangun kembali reputasinya. Setelah periode yang kurang mulus bersama Timnas Indonesia, membawa Tunisia melaju jauh di panggung dunia tentu akan mendongkrak namanya di kancah kepelatihan internasional. Tantangannya berat, tapi peluangnya terbuka lebar.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar