Tim Basarnas Ambon akhirnya menemukan bangkai KM Maluku Prima Makmur 03 di Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, pada Sabtu (22/11) lalu. Kapal itu terlihat terombang-ambing, hangus dilalap api, menyisakan puing dan asap yang masih mengepul di atasnya.
Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, mengonfirmasi temuan itu lewat keterangan resminya. Menurutnya, operasi SAR yang melibatkan KN SAR 242 Bharata berhasil mendeteksi kapal dalam kondisi yang mengenaskan.
“Sekitar pukul 14.17 WIT, KN SAR 242 Bharata berhasil menemukan Kapal KM Maluku Prima Makmur 03 dalam kondisi hangus terbakar pada koordinat 4° 1'44.76"S - 129° 5'43.26"E, jarak - 36.87 Nautical Mile, dan Heading 27.99° arah Timur Laut dari lokasi kejadian awal,” kata Arafah.
Namun begitu, tim langsung menyisir perairan di sekitar bangkai kapal untuk mencari 11 ABK yang hilang. Hasilnya nihil. Tidak ada tanda-tanda korban sama sekali.
“Tidak ditemukannya tanda-tanda korban,” ucapnya.
Tak lama setelah itu, sekitar pukul 16.22 WIT, KN SAR Bharata berkoordinasi dengan KM Raja Manta yang sedang melintas di rute Banda-Ambon. Mereka menginformasikan insiden tersebut agar kapal yang melintas bisa membantu jika melihat tanda-tanda korban selama perjalanan.
“Hal ini guna memberikan bantuan SAR apabila dalam pelayaran menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan menginformasikan ke Basarnas Ambon,” ujarnya.
Di sisi lain, Basarnas Ambon juga menjalin koordinasi dengan dua unit KRI, yaitu Balongan dan Kerapu, dari Guspurla Koarmada III dan Kodaeral IX Ambon. Kedua KRI itu sedang berpatroli di sekitar perairan Laut Banda saat kejadian.
Pencarian 11 ABK yang hilang dilanjutkan hari ini, Minggu (23/11), dengan harapan ada titik terang.
Artikel Terkait
Es Cendol Tawaro, Minuman Tradisional Bugis-Makassar Berbahan Sagu, Bertahan di Tengah Gempuran Es Kekinian
Jurnalis Senior Kritik Buku Money Politics Kurang Data Empiris
Mahfud MD Kritik Upaya Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro, Ingatkan Jiwa KUHAP Baru
Ahli: Budaya Politik Tanah Subur Penyebab Money Politics Terus Berulang