SEMARANG - Udara di kampus UNTAG Semarang terasa berat belakangan ini. Duka masih menyelimuti kampus itu setelah kabar meninggalnya Dwinanda Linchia Levi, seorang dosen di universitas tersebut. Peristiwa naas itu terjadi pada Senin, 17 November 2025, di kamar 210 Kostel Jalan Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur.
Yang bikin publik penasaran, hasil autopsi lisan menyebut korban mengalami pecah jantung karena aktivitas berlebihan. Tapi ya, kok bisa-bisanya? Apalagi korban ditemukan dalam keadaan tanpa busana. Hal ini tentu saja bikin banyak orang bertanya-tanya, apa benar begitu penyebabnya?
Nah, di tengah misteri ini, muncul nama AKBP Basuki. Perwira polisi yang menjabat Kasubdit Dalmas Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah ini disebut-sebut ada di lokasi kejadian dan jadi saksi utama. Kabarnya, dia lagi menjalani penempatan khusus selama 20 hari, mulai 19 November sampai 8 Desember 2025. Alasannya, diduga melanggar kode etik Polri karena tinggal satu atap sama korban tanpa ikatan pernikahan yang sah.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan Pegadaian Naik Rp 38.000 per Gram
Menkeu Tegaskan Dana LPDP dari Pajak dan Utang, Ancam Pencabutan bagi yang Hina Negara
Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Aceh dan Sumut