Gerakan Makan Ikan Jawa Tengah: Strategi Tingkatkan Kesehatan dan Ekonomi
Dalam upaya meningkatkan asupan protein masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat penting dan sering terlupakan. Hal ini disampaikan dalam acara bertajuk Central Java Fish Market 4 yang diselenggarakan di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Acara ini merupakan yang keempat kalinya diadakan dan menampilkan beragam aktivitas untuk mendorong minat masyarakat terhadap ikan. Rangkaian acara termasuk pembagian 1.000 cup bakso ikan gratis untuk pelajar, lomba masak ikan antar siswa SMK dan SMA, pameran produk perikanan, serta bazar aneka olahan laut dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Kampanye gemar makan ikan ini digaungkan bukan sebagai acara seremonial belaka, melainkan sebuah gerakan berkelanjutan yang memiliki dampak ganda. Di satu sisi, gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, dan di sisi lain, dapat menguatkan perekonomian daerah dengan menjadikan ikan sebagai komoditas strategis bernilai tinggi.
Inovasi dalam pengolahan hasil laut menjadi kunci utama. Daripada hanya menjual bahan mentah, ikan dapat diolah menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Salah satu produk unggulan baru yang akan dikembangkan adalah Ikan Nila Salin asal Pati, yang diharapkan dapat bersaing di pasar.
Upaya pemerintah ternyata membuahkan hasil. Data tahun 2024 menunjukkan bahwa tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah telah mencapai 40,14 kilogram per kapita per tahun. Angka ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 7,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Manfaat konsumsi ikan bagi tubuh juga tidak dapat diragukan lagi. Ikan dikenal kaya akan kandungan gizi, termasuk asam amino lengkap dan Omega 3. Nutrisi ini sangat krusial untuk menjaga fungsi otak, kesehatan jantung, dan mendukung proses tumbuh kembang anak-anak.
Oleh karena itu, pelaku usaha didorong untuk terus berkreasi dalam mengembangkan olahan ikan yang menarik dan lezat, sehingga dapat meningkatkan minat beli dan konsumsi masyarakat. Acara seperti ini juga berfungsi sebagai wadah kolaboratif yang strategis untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.
Artikel Terkait
Pendaftaran Pimpinan Baru OJK Dibuka, Politikus Diperbolehkan dengan Syarat
KPAI Soroti Dugaan Pelanggaran UU Perlindungan Anak dan UU TPKS oleh Guru di Jember
Pilot dan Kopilot Tewas Ditembak Usai Pesawat Mendarat di Bandara Papua
DPR Minta Dua Menteri Fokus Bantu Presiden, Jangan Saling Intrik