Suara tembakan tiba-tiba mengoyak kesunyian di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2) lalu. Sasaran tembakannya adalah sebuah pesawat Cessna Grand Caravan milik PT Smart Cakrawala Aviation, atau yang lebih dikenal sebagai Smart Air. Pilot dan kopilot di dalamnya tewas mengenaskan. Peristiwa ini, menurut keterangan resmi, dilakukan oleh orang-orang tak dikenal.
Untungnya, nasib berbeda dialami para penumpang. Seluruhnya, yang berjumlah 13 orang termasuk satu bayi dilaporkan selamat dari insiden mencekam itu. Pesawat dengan registrasi PK-SNR itu baru saja mendarat setelah menempuh rute singkat dari Tanah Merah.
Kronologi yang Memilukan
Kementerian Perhubungan lewat Ditjen Perhubungan Udara memberikan penjelasan detail. Direktur Jenderalnya, Lukman F Laisa, menyebut pesawat lepas landas dari Bandara Tanah Merah sekitar pukul 10.38 waktu setempat. Penerbangannya berjalan normal.
Artikel Terkait
Balita Tewas Diserang Monyet Peliharaan di Pamekasan
Ketua Komisi III Bantah Intervensi Kasus Videografer Amsal
Gunung Rinjani Resmi Dibuka, Kuota Jalur Utara Terpenuhi
Dody Hanggodo Soroti Otak Konslet Generasi Muda PU, Imbau Publik Tak Berprasangka Buruk