"Next, the former prime minister of the UK, Tony Blair, and the President of Indonesia, Joko Wikodo," ujarnya.
Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy sendiri baru dibentuk pada April 2025. Tujuannya cukup mulia, yaitu membahas berbagai tantangan dan peluang dalam lanskap ekonomi global yang terus berubah.
Selain Jokowi, dewan ini diisi oleh sederet nama besar dari berbagai latar belakang. Ada pemimpin bisnis papan atas, mantan pejabat pemerintahan, dan juga perwakilan dari organisasi multilateral. Jadi, komposisinya memang benar-benar dirancang untuk kelas berat.
Namun begitu, kesalahan sepele penyebutan nama ini mengingatkan kita bahwa di balik forum-forum bergengsi sekalipun, sentuhan manusiawi dan kadang salah tetap ada.
Artikel Terkait
Mudik Gratis Jakarta 2026 Dibuka untuk Warga Non-DKI, Pendaftaran Dikelompokkan Berdasarkan Tujuan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Wafat di Jakarta
Mahfud MD: Korupsi dan Pengelolaan Program Pemerintah yang Tidak Profesional Juga Pelanggaran HAM
Garena Rilis Kode Redeem Free Fire Terbaru, Berisi Skin hingga Diamond Gratis