Polsek Kraton Yogyakarta Amankan 3 Remaja Diduga Pelaku Klitih
Polsek Kraton di Kota Yogyakarta berhasil mengamankan tiga orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi klitih atau kejahatan jalanan. Insiden yang terjadi pada Minggu malam itu berawal dari laporan warga yang menangkap ketiga remaja tersebut sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Ketiga remaja yang diamankan berinisial APD (15 tahun), HAE (14 tahun), dan ERZ (14 tahun). Menurut informasi yang diperoleh, mereka semua masih berstatus sebagai pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Barang Bukti yang Berhasil Diamankan
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, mengonfirmasi penyitaan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang diamankan dari para tersangka antara lain dua sabuk gesper dengan warna hitam dan merah, serta satu unit sepeda motor merek Honda Scoopy.
Kronologi Terjadinya Aksi Klitih
Menurut penjelasan Humas Polresta, peristiwa ini bermula ketika dua remaja korban sedang membeli minuman di sebuah warung. Tiba-tiba, sekelompok lima orang remaja yang diduga pelaku mendatangi lokasi dengan mengendarai dua sepeda motor.
Kelompok tersebut kemudian menantang kedua korban. Merasa terancam, kedua remaja korban memilih untuk lari menyelamatkan diri. Namun, mereka dikejar oleh para pelaku yang sambil mengejar juga melakukan ayunan sabuk gesper. Untungnya, ayunan sabuk tersebut tidak mengenai sasaran.
Warga Berperan dalam Penangkapan
Suara keributan yang terjadi menarik perhatian warga sekitar. Dua orang warga kemudian turun tangan dan mengejar para pelaku yang berusaha melarikan diri ke arah Alun-alun Kidul. Berkat bantuan warga, tiga dari lima pelaku berhasil diamankan di lokasi.
Sayangnya, dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian. Ketiga remaja yang berhasil diamankan telah dibawa ke Polresta Yogyakarta untuk menjalani proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap motif dan perkembangan kasus ini.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday